Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

LEGALITAS ORGANISASI PSHT SUDAH JELAS !

Foto Milik: Garda Depan PSHT

Tim Sosialisasi Legalitas Organisasi dan Ajaran yang dibentuk oleh Perwapus PSHT Provinsi Lampung mengadakan kunjungan ke PSHT Cabang Bandar Lampung pada 7 November 2021. Kunjungan ini merupakan hasil kesepakatan para ketua cabang PSHT se Provinsi Lampung yang menginginkan adanya sosialisasi mengenai legalitas organisasi SH Terate hingga ke tingkat ranting, rayon dan para pelatih. 

Tim Perwapus ini diketuai oleh Kangmas Mulyono, MM (Ketua Cabang PSHT Lampung Timur) dan beranggotakan pengurus Perwapus dan anggota Lembaga Hukum & Advokasi (LHA) PSHT Lampung. Sosiaslisasi ini dihadiri oleh hampir 100 orang Warga SH Terate Cabang Bandar Lampung yan terdiri dari para pengurus cabang, pengurus ranting dan para pelatih tetap se cabang Bandar Lampung. 

Menurut Mas Sukoco, S.Pd (Ketua Cabang PSHT Bandar Lampung) kegiatan ini dimaksudkan agar warga PSHT di Cabang Bandar Lampung semakin yakin bahwa Legalitas Organisasi SH Terate yang dipimpinnya jelas memiliki sandaran hukum berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 40K/Pdt.Sus/HKI/2021. 

Baca Juga: SAH...! MUHAMMAD TAUFIK DILARANG GUNAKAN NAMA PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) UNTUK PERKUMPULANNYA

Berdasarkan Putusan Kasasi MA tersebut menyatakan menolak permohonan kasasi dari Pemohon kasasi”, sehingga dengan demikian putusan kembali kepada putusan pengadilan tingkat sebelumnya, yaitu putusan PN Niaga Surabaya nomor: 8/Pdt.SusPKPU-HKI/Merek/2019/PN.Niaga.Sby yang amar putusan menyebutkan: a. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya b. Memerintahkan agar Turut Tergugat tunduk dan patuh terhadap putusan;  c. Membebankan biaya yang timbul dalam perkara ini kepada Penggugat sebesar Rp4.175.000,00 (empat juta seratus tujuh puluh lima ribu rupiah).  Bahwa dengan adanya putusan pengadilan yang menyatakan “menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya”, maka permohonan Penggugat, yaitu saudara Dr. Ir. M. Taufiq SH, MSc, pada petitum nomor 2 (dua) untuk menggunakan nama “PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE” sebagai nama badan hukum perkumpulannya juga termasuk DITOLAK.   Oleh karena itu saudara Dr. Ir. M. Taufiq SH dilarang memakai nama “PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE” sebagai nama perkumpulannya.

Mas Eko Nurhadi, Anggota Tim Legal LHA menghimbau agar seluruh Warga PSHT di Bandar Lampung mulai menyadari pentingnya memahami legalitas organisasi PSHT agar tidak mudah termakan isu-isu yang diposting di media sosial yang menyatakan bahwa nama organisasi PSHT telah berubah menjadi PSHTPM. Isu itu jelas dihembuskan oleh pihak-pihak yang berkeinginan agar PSHT menjadi pecah berkeping-keping. Warga PSHT hendaknya kembali ke aturan organisasi yakni AD/ART Persaudaraan Setia Hati Terate dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Jika masih belum jelas, Warga PSHT bertanya kepada pengurus PSHT yang sah yakni mas Sukoco dan jajarannya. 


Posting Komentar

0 Komentar